ikhlas

May 15th, 2008 by ishbir

Apa itu arti ikhlas ?
kalau diteruskan,
ikhlas itu lillahi ta’ala,
hanya karena Allah,
tidak karena yang lain!
trus apa itu "hanya karena Allah" ?

Guru saya pernah cerita :
jaman dia SMA,
satu dua anak shalat dluha setiap istirahat di mushola sekolah,
karena ini kebiasaan yang baik maka kebiasaan itu ditiru oleh anak anak yang lain,
dan banyaklah yang shalat,
dan gurupun tahu, lalu memuji, tentu saja,
ternyata beberapa anak tidak lagi shalat dluha,
ketika ditanya kenapa ?
Saya takut tidak ikhlas, jawabnya …
Oooo jadi ikhlas itu tidak shalat dluha toh ?
ah rasanya tidak seperti itu dah.

Dan juga ada cerita,
Seorang sufi katanya berdo’a,
Ya Allah,
andaikan shalatku ini bukan lillahi ta’ala,
tapi hanya karena mengharapkan surga, dan takut akan neraka.
Maka jangan masukkan aku ke surga,
Waduh … Nggak dah …
saya tidak setuju dah dengan do’a sang sufi itu,
bahkan Rasulullah yang yang pasti masuk surgapun
berdoa agar terhindar dari api neraka.

shalat

May 14th, 2008 by ishbir

Saya suka membayangkan mendirikan shalat itu seperti menaruh kaki kaki penyangga untuk tenda.
Rasanya tidak bakal berdiri tenda dengan kuat kalau kaki penyangga-nya kurang. bakal miring sana - miring sini. Apalagi kalau tidak ada kaki penyangga sama sekali.
Bahkan terkadang dalam beberapa keadaan, kita memerlukan tambahan kaki agar tenda itu makin kuat.
Ada satu atau lain kesempatan saya merasa begitu galau tanpa sebab, saya langsung berfikir, sudah shalat belum yah saya ? dan kalau memang sudah shalat, saya merasa butuh kaki-kaki tambahan itu …. dengan shalat sunnah.
"Shalat itu tiang agama" kata Rasulullah.
"Kalau kita tidak shalat ashar, sesungguhnya kita seperti telah kehilangan  harta dan  keluarga sekaligus" kata Umar bin Khatab.

Barang tercecer

March 14th, 2007 by ishbir

Mina, awal 2005, 2 tahun lalu, jalan menuju ke jamarat rasanya hari itu tidaklah begitu sesesak sehari sebelumnya. mungkin karena sudah hari ketiga melontar, mereka yang ngambil nafar awal bahkan sudah ada yang pulang ke mekkah.

Berjalan berombongan seperti biasa, kami melewati tenda tenda para jemaah yang ingin mendekat ke tempat jamarat, mungkin karena jatah resmi tenda mereka sangat jauh (Mina baru tempat tinggal jemaah yang baru dibangun berjarak 7 kilo dari jamarat). Dan mereka mendirikan tendanya di pinggiran jalan, bercampur dengan para penjual berbagai macam barang.

Rupanya hari itu Allah menakdirkan kota Mekkah dan sekitarnya hujan, hujan yang lebat, bercampur angin dan badai. Subhanallah.

Selesai melontar kami melewati kembali jalanan yang waktu kami pergi ke jamarat masih dipenuhi pedagang dan jamaah, Masya allah, Jalanan itu sekarang telah menjadi jalan air dengan arus yang cukup deras. mungkin karena tidak terbiasa hujan,  maka pemerintah saudi tidak mempersiapkan saluran air yang memadai. Dan air menyapu semua yang ada di situ, jangankan tenda, bangunan toko yang cukup permanen saja ikut tersapu. Dan sampahpun dimana mana.  Dibutuhkan excavator 320 untuk membersihkan tumpukan sampah2 tsb.

Mendekat terowongan muasim, mata saya melihat beberapa "bekas" tenda ditumpukan sampah. masih bagus. Dan saya sangat yakin kalau beli baru tenda model tsb di Jakarta harganya gak bakal kurang dari 600 ribu rupiah. "Mi, ambil yuk, lumayan" kata saya sama istri. "Jangan bi, itu bukan milik kita" Alhamdulillah istri mengingatkan.

Jakarta, awal 2007, 2 tahun sesudah badai di Mina, giliran jakarta yang diguyur hujan yang sangat lebat.

Hujan deras itu tidak berhenti barang sejenak dari magrib sampai tengah malam. Masya allah … kami yang tertahan dan berteduh di mesjid IAIN, malam itu diharuskan menerobos hujan untuk pulang ke rumah, karena tetangga mengabarkan kalau rumah sudah disambangi air. Dan benar, ketika sampai, kami mendapati komplekku sudah digenangi air setinggi dada, pagar mesjid bahkan sudah tidak kelihatan karena kalah tinggi dengan air. agak bersusah payah sampai juga saya ke rumah, dan di dalam rumah air itu sudah setinggi paha. Allahu Akbar.

Tingginya air membuat barang barang di rumah ikutan berenang, kulkas berenang, TV berenang, tabung gas, kompor gas, buku-buku dan baju-baju. Karena Capai, walau spring bed sudah setengah tergenang dan sangat berair, kami tetap tidur disitu sampai pagi.

Alhamdulillah pagar kami masih lebih tinggi dari genangan air, jadi barang-barang yang berenang itu tertahan oleh pagar dan tidak keluar dari halaman.

katika surut hari berikutnya, ada cerita yang cukup membuat saya sedikit tersenyum. Ada anak luar komplek yang "dapat" tupperware yang terdampar. kemudian ada warga yang memintanya, dan si anak tidak mau mengembalikan, dia bilang itu nemu kok dari tumpukan sampah yang terdampar. "Lah saya tidak berniat membuangnya kok, cuman memang terbawa banjir" kata sang warga.

Coba kalau saya jadi ngambil tenda yang di Mina itu …. Dan 2 tahun kemudian hati saya mengharuskan mengembalikan tenda itu ….

Mobil Vs Motor

January 18th, 2007 by ishbir

Semalem hujan deras, dan itu membuat saya menunda pulang dari kantor ke rumah sampai jam 8.
Gak Istimewa juga kok, saya cukup sering juga bahwa pulang lebih larut.
Tapi ada yang pulang barengan ngeledekin, beli APV dong Yat biar gak kehujanan bawa motor khan perjuangan berat jalan malam di waktu hujan, saya sih nyengir aja, tapi dengan agak serius jadi deh berdiskusi sama dia yang malem itu pulangnya naik kijang  :-)
bener kok gak ada niatan mengeluh atau gak qanaah, cuman ngunek2 aja dikit.
Siang sebelumnya ngejenguk ke bintaro naik avanza teman… ditengah jalan dia isi bensin … 150.000, saya tanya "buat berapa lama 150.000 pak ?", seminggu … jawabnya enteng …. 
Itu Avanza, teman yang ber-kijang malah bilang 200.000 seminggu.
Hmmm Supra X saya seminggu paling banter ngabisin 25.000, seperenam kali avanza atau 1/8 kali kijang.
Kalau biayanya dihitung bulanan berarti : kijang 800.000, avanza 600.000, Supra-X 100.000
plus cicilan bulanan : kijang 4.000.000, avanza 3.000.000, supra-X 400.000
jadi kalau dinekatin menukar ke Avanza dari supra-X, berarti yang tadinya gaji saya terkurang 500.000 sebulan buat transport, menjadi 3.600.000 sebulan …
Belum lagi harga beras yang tadinya 3.000-an menjadi 5.000-an, belum lagi buat anu, buat itu …..
Biarlah, walau berat malam malam ber-motor ber-hujan ria dan dengan punggung yang kadang sakit …. sekarang motor masih yang paling masuk akal ..
bener kok gak ada niatan mengeluh atau gak qanaah :-).

kartu kredit

December 20th, 2006 by ishbir

Dua bulan sudah saya megang kartu kredit dari citibank.
Awalnya iseng masuk ke situsnya citibank ternyata disitu ada apply online kartu kredit dan tambahan promosi gratis iuran tahun pertama.
Ini sebetulnya bukan kali pertama saya punya kartu kredit, sudah juga sebelumnya  saya punya. Cuman karena saya merasa malah dengan penggunaan kartu kredit managemen keuangan jadi malah tidak terkontrol seringnya kartu kartu tsb saya gunting dan jadi anggota pasif untuk kemudian ditutup sebelum datang tagihan iuran tahunan yang baru, lagian hampir selalu yang saya apply adalah yang free first annual fee.
Dan Begitu Juga Kali Ini.
Memegang kartu kredit selalu menjadikan "rasa" kita jadi berbeda, seolah olah kita ini punya banyak uang, sehingga kita merasa bebas untuk berbelanja walaupun di penghujung bulan yang kalau dipikir pikir sebetulnya saat itu kita ini lagi paceklik.
Dan bagi yang terbiasa mengukur pengeluaran dengan pendapatan sebelum ada kartu kredit, datangnya kartu kredit membuat kita sempat terkaget2 waktu kita harus membayar tagihan belanja kita, karena ternyata kita berlebih dalam berbelanja. Dan bulan depannya begitu lagi karena memang kita selalu merasa punya uang ….
Kartu kredit juga mambuat kebiasaan jadi bergeser, dari terbiasa menabung ke kebiasaan belanja, apalagi hampir semua kartu kredit meng embel embeli dengan poin rewards untuk setiap kali kita belanja.
Misal kita ingin beli barang seharga 3 juta dan tidak bisa kita beli langsung sekarang, ketika tidak punya kartu kredit, yang biasa kita lakukan adalah menabung dulu beberapa bulan baru beli barang tsb ketika uangnya cukup, ketika punya kartu kredit hal itu dibalik, beli dulu, baru setelah itu kita bayar tagihannya dengan dicicil.
Jadi ?…. ah nanti juga mau saya gunting lagi kok kartu kreditnya  :-)

blog itu adalah ….

November 1st, 2006 by ishbir

Apa sih sebetulnya blog itu …

mungkin kita suka menyamakannya dengan buku diary …

Tapi orang berhak nulis apa saja di buku diary …

Menuliskan perasaannya, menuliskan emosinya, menuliskan gagasannya,
menuliskan unek-uneknya … apa saja .. dari rasa senang sampai rasa
berang, dari rasa marah sampai rasa bersalah … dari memuji sampai
memaki … berhak, orang berhak menuliskan apapun  ke buku diarynya,
selesai diary itu ditulis dan ditutup, orangpun meletakkannya di bawah
tumpukan baju yang tidak serta merta gampang terlihat, bahkan terkunci
… ya .. karena itu bukanlah untuk konsumsi orang lain … cukup untuk
diri sendiri saja … karena bisa jadi tulisan yang ada di situ nyakitin
orang lain … karena bisa jadi tulisan yang ada di situ, ketika kita
membacanya di lain waktu, bahkan kitapun menyesal kenapa telah
menulisnya, kemudian merobek tulisan tersebut untuk melupakannya ….

itu buku diary …

Lalu blog ? , bisa jadi memang betul, kita juga menuliskan apa saja di situ, semuanya …

Tapi bagaimana kita bisa menarik kembali tulisan kita kalau tulisan itu sudah dibaca orang lain  ?….

Bahkan terkadang kitapun rindu dan ingin agar blog kita terbaca oleh orang lain … dan menunggu komen dari mereka …

kotak pandora

October 31st, 2006 by ishbir

Apa yang ada di hatimu, ketika tanpa sengaja
dirimu bisa membaca daftar gaji karyawan yang secara system teledor
keteter tanpa proteksi yang memadai ?

Apa yang ada di kepalamu ketika rasa penasaran membuat ingin tahu pendapatan seluruh teman2, teman baikmu, teman sekerjamu …

Dan apa yang ada di perasaanmu ketika setelah itu menyadari bahwa
gajimu adalah yang paling kurus dibanding teman2mu … bahkan dengan
juniormu .. bahkan dengan orang yang kamu ajari cara bekerja …
Gejolak … amarah … kesal tak berujung .. tak tahu harus menyalahkan siapa .. dan semangat bekerja-pun otomatis menurun … atau …

“Akh, sebaiknya jangan ceritakan hal ini terhadap istrimu” …

“Saya selalu bilang apapun masalah yang saya hadapi ke istri dan mendiskusikannya ” …

“Yup, tentang apapun yang lain boleh saja cerita masalahmu dengan istrimu, tapi jangan soal ini” …

Teringat saya waktu ngobrol2 sama anak HR. Dia bilang jangan cerita
tentang gaji (orang) ke siapapun, termasuk ke istri. Karena bisa jadi
istri adalah potensi penyebar dan pembanding pendapatan antar karyawan
… ah mungkin itu cerita omong gede teman HR saya saja kali ….

“tapi saya sudah cerita kok, istri cuman minta ke saya untuk sabar” ….

Subhanallah …

Dan pagi ini kulihat dia lagi shalat dluha … bukankah salah satu
fadilah shalat dluha adalah pembuka rejeki … kepada siapa kita mengadu
kalau bukan ke pencipta kita …

…. “Wa in kaana Rizqyy baiidhan faqaribhu …” …

installing IE 7

October 31st, 2006 by ishbir

Ah gara gara  “Dare to” install IE 7, saya jadi terlambat nulis blog hari ini,

Padahal menulis blog adalah curahan emosi, dan emosi adalah curahan
sesaat, terlambat menulis berarti bakal kehilangan momentum, betul
begitu ?   -(

dan IE 7 memang kayaknya masih punya banyak kelemahan, dengan terinstallnya IE 7, membuat komputer saya jadi lambat.

Pada waktu start komputer kayaknya IE mencoba menginitialize
sesuatu, dan itu membuat beberapa startup procedure di belakangnya jadi
tertahan, termasuk prosedure mengaktifkan mysql, sehingga otomatis
kalau mysql tertahan this-blog-curahan-emosi-function pun tidak ikutan
jalan. -(

Konyolnya lagi kayaknya tertahannya itu gak jelas juntrungannya,
akhirnya bahkan ketika mau di shut down pun komputer enggak bisa juga,
jadi terpaksa press on-off button.

Konyol kedua ternyata uninstall IE pun bukannya mudah … mungkin
ikutan tertahan oleh keterlambatan yang dia buat sendiri, uninstallnya
juga menjadi susah.

Untungnya setelah goggling beberapa saat ditemukanlah cclean
software, dan entah karena software ini atau karena emang waktunya
keterlambatan ini selesai, muncullah icon2 di try bawah kanan yang
menunjukkan komputer sudah jalan as usual, dan barulah setelah itu
peng-uninstallan ie7 selesai, dan komputerpun boleh dikata bisa
berjalan seperti biasa lagi. termasuk bisa di shutdown and restart.
Hmmm lagi puasa … gak boleh mengumpat hanya karena hal hal trivia seperti ini ….

Kesombongan

October 31st, 2006 by ishbir

Kesombongan memaang godaan paling dominan dari seorang yang merasa dirinya lebih dari orang lain.

Padahal justru perasaan itu seringkali karena ketidaktahuaan seseorang tersebut akan kadar dirinya.

Wallahu ‘alam

Asyrul awakhir

October 14th, 2006 by ishbir

Ramadhan ini sekali lagi menyapaku,
Menyapa sambil berjalan ..
Bahkan sedikit berlari,
Tak terasa sekarang sudah di 10 hari terakhir …
Astagfirullah, bahkan membaca Alqur’anpun belum juga terbiasa …
Bahkan keluhan dibangunkan malam untuk sahurpun belum juga sirna …
Ramadhan ini sudah hampir berlalu meninggalkanku …
Ya Allah ya Rahman … hamba bahkan lebih memperhatikan kalau Rossi lagi bersaing keras dengan hayden …ketimbang bulan yang yang mulia ini sebentar lagi akan meninggalkanku …
Ya Allah .. sungguh hamba tidak mau jadi orang yang merugi ..

yang ketika ramadhan barlalu … diri ini tidak lebih baik … tidak juga diampuni …
Astagfirullah ….
Ya Allah ya Rabi …. ijinkan hamba, untuk bisa bertemu lagi dengan bulan mulia ini tahun depan …